Seorang ayah mendorong trolley belanja di sebuah supermarket elit di kota Bandung.
Dengan fasihnya sang ayah (berambut pangjang keriting dikuncir, kurus pendek, sedikit kucel dgn kemeja motif bunga, celana panjang coklat) mengambil barang2 sambil bertanya kepada sang anak (umur 1 thnan, keriting, perempuan, berwajah indo) yg duduk di trolley.
Sejenak saya terdiam dgn pemandangan itu dan bertanya dalam hati "Kemana sang ibu".
Saya tinggal si ayah & anak bergegas menuju lantai 3 tempat acara yg akan saya hadiri.
Pintu ruang pertemuan masih dikunci, saya duduk didekat tempat bermain anak2 memperhatikan penjaga2 stand mainan yg sibuk bercengkerama dgn temannya. Mungkin bosan karena tidak ada pelanggan.
Saya terdiam, merenung dan mengantuk sampai kemudian saya melihat mereka lagi. Sang ayah menggendong si anak menuju counter mainan. Membeli koin utk main kuda2an si ayah berbicara kepada sang anak mainan mana yg mau dia naiki. Si anak memilih mobil2an dan sang ayah memasukkan koin. Sang ayah sambil tertawa berbicara dengan si anak yang sayang sekali saya tidak dapat mendengarnya!!
Mata saya tetap memandang mereka dari kejauhan melihat mereka menikmati permainan dan hubungan yg sangat indah itu!! Ada rasa iri dalam hati melihat semua itu!!
Sampai air mata saya pun menetes melihat drama kehidupan yg sedang terjadi didepan mata saya!! Iri sangat iri melihat mereka!! Ditengah dunia yg sedang gila ini masih ada kasih yg begitu tulus!!
Teringat akan Ayah yang dulu pernah melakukan hal yg sama kepada saya!!
Sungguh rasa rindu memuncak dihati saya....ingin kembali bermain bersama Ayah
Sayang sang Ayah yg sangat saya kasihi sudah bermain bersama Tuhan di surga
tinggal si anak yg selalu merindukan kehadiran sang Ayah!! Selalu setiap waktu!!
Terdiam sejenak emosi membawa saya ke sifat melankolis membuat hati sakit dan menangis.
Teguran halus dari teman yg sudah ada disamping saya menyadarkan saya bahwa kenyataan harus dijalani. Mimpi masa lalu harus hilang sejenak dan kembali menjalani kehidupan.
Saya tersenyum dan meninggalkan sang Ayah dan si anak yg masih kelihatan sibuk dengan permainan mereka!! Ada damai di hati ketika saya berkata "I miss u dad & I love U"
-April 2008, Bandung-
Jumat, 13 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar