Selasa, 24 Juni 2008

Sinetron...

Belakangan ini saya sering nonton sinetron dibeberapa stasiun televisi.
Jujur dulu saya paling benci....yg namanya sinetron hehehehehe
tp lama2 kok jadi ikut2an ibu ibu dikantor yg suka ngobrolin sinetron..
Tapi semakin lama saya nonton sinetron ternyata semakin emosi saya ikut dalam alur cerita sinetron tersebut.
Sampai2 adik2 saya bingung melihat perubahan saya hehehehehe

Berhubung adik2 saya protes akhirnya saya berpikir kenapa saya jadi fans sinetron2 negeri kita yg ga bermutu itu :P
Ternyata semua karena kita diberikan imajinasi yg berlebihan oleh sinetron2 tersebut
Banyaknya masalah dan semakin susahnya hidup di negeri ini membuat orang2 mencari hal-hal yg membuat mereka melupakan masalah mereka sejenak
Terlebih lagi sinetron menawarkan hal-hal yg menjadi mimpi kebanyakan orang
Dan jadilah masyarakat kita menjadi pemimpi yg hanya bermimpi

Fenomena lain dari sinetron adalah didikan yg tidak benar ( ini yg membuat saya paling tidak suka dengan sinetron)

Sudah menjadi hal yg biasa kalau di sinetron itu pasto ada orang jahatnya (yg benar2 jahat), anak2 sekolahan yg bisa melakukan tindakan2 yg tidak logis demi mencapai tujuannya, punya banyak istri, fenomena selingkuh, suami2 yg dijajah istri, mertua yg sangat jahat sama menantunya sampai anak2 kecil yg diajarin pacaran!!

Dan itulah yg dibawa masyarakat kita kedunia nyata. Makanya tidak heran melihat anak2 SD sekarang kelakuannya diluar akal pikiran. Bullying, pacaran bahkan ada yg berani ciuman, geng, dll.

Anak2 belum bisa membedakan hal yg baik dan yg buruk karna itulah orangtua dianjurkan utk mendampingi anak2nya saat menonton TV. namun hal itu belum bisa dilakukan dinegeri kita karna rata2 orang tua sibuk bekerja.

Kalo melihat sinetron (dibeberapa stasiun TV dari jam 6 sore sampe jam 11 malam) sekarang ini bukan tidak mungkin mental anak2 negeri ini semakin hancur.

jadi siapa yg salah nih?? Yg bikin sinetron, produser atau masyarakat??

Tidak ada komentar: